Faal Tiroid
Kelenjar tiroid terletak di daerah leher depan, di depan trakea, tepat di bawah laring, berwarna merah coklat dengan 2 lobus yang dihubungkan oleh isthmus. Bentuknya menyerupai kupu-kupu sehingga sering digambarkan demikian.
Secara
embrional semula tiroid terletak di belakang lidah yang kemudian sebelum lahir
bermigrasi ke leher depan. Oleh karena itu, meski jarang, adakalanya kelenjar
tiroid masih berada di belakang lidah atau sebaliknya sudah sampai ke belakang
tulang dada (substernum).
Kelenjar
tiroid terdiri atas sel-sel epitel kubus rendah yang tersusun membentuk
kantung-kantung kecil, folikel-folikel, yang merupakan unit struktural,
fungsional, dan sekresi kelenjar tiroid.
Hormon-hormon tiroid
Kelenjar
tiroid merupakan organ endokrin yang mengeluarkan (sekresi) hormon-hormon
tiroid. Ada 2 jenis hormon utama yaitu tiroksin (thyroxine = T4 =
L-3,5,30,50-tetraiodothyronine) dan triiodothyronine (T3 =
L-3,5,30-triiodothyronine). Keduanya tersusun oleh 2 residu tirosil (tyrosyl)
yang terikat melalui ikatan eter dan digantikan oleh 4 atau 3 residu yodium
(iodine). Kuantitatif terbanyak adalah T4 sebagai hormon utama dan sedikit T3.
Tetapi T3 merupakan hormon yang aktif biologis (potensi metabolik 3x daripada
T4), dan T4 dianggap sebagai precursor atau prohormon, yang bila diperlukan
dipecah di jaringan untuk membentuk T3.
Enzim
Tiroperoksidase (Thyroperoxidase =TPO) adalah salah satu enzim utama yang
disintesis di dalam retikulum endoplasmik tirosit dan mengoksidasi yodium
memfasilitasi pembentukan T3 dan T4. Yodium merupakan unsur penting hormon
tiroid, menyusun 65% dari berat T4 dan 58% dari berat T3. Di jaringan perifer
misalnya hati terjadi deyodinasi T4 yang menghasilkan T3 (2 yodium pada cincin
dalam dan 1 yodium di cincin luar molekulnya) dan reverse T3 (rT3) (1 yodium
pada cincin dalam dan 2 yodium pada cincin luar molekulnya). rT3 ini tidak
mempunyai keaktifan biologis.
Sekresi hormon tiroid
Di
dalam kelenjar tiroid, hormon T3 dan T4 terikat kepada tiroglobulin
(thyroglobulin). Oleh bimbingan hormon pemicu tiroid (thyroid-stimulating
hormone = TSH) terjadi pengeluaran hormon T4 dengan sedikit T3 dan
tiroglobulin. Pada keadaan normal, ada variasi diurnal TSH dengan meningkat
2-3x dari nilai dasar (baseline value) pada pk 10-11 malam dan menurun pada pk
10-11 pagi. Sekresi TSH diatur oleh kadar hormon tiroid yang beredar melalui
mekanisme umpan balik negatif (negative-feedback loop) dan hormon pelepas
tirotropin yang dikeluarkan oleh hipotalamus (hypothalamic
thyrotropin-releasing hormone = TRH).
T4
diproduksi lebih banyak dan didapatkan di plasma dengan kadar lebih tinggi
daripada T3. Masa paruh T4 4-6 hari, sedangkan T3 hanya 1 hari. Sebagian besar
(85%) T4 terikat pada protein globulin pengikat tiroid (thyroid-binding
globulin = TBG) dan 10-15% dengan pra albumin pengikat tiroksin
(thyroxine-binding prealbumin = TBPA) serta 5% dengan albumin. Sebagian kecil,
kurang dari 1% dalam bentuk bebas tidak terikat, freeT3 (fT3 atau FT3) dan
freeT4 (fT4 atau FT4), yang merupakan fraksi aktif biologis, umumnya tidak
terpengaruh oleh kelainan protein pengikat tiroid. Hormon T4 terikat kuat
dengan TBG, sedangkan T3 terikat kurang kuat kepada TBG tetapi lebih kuat
kepada TBPA dan albumin. Sebagian besar kadar T3 serum (> 75%) dihasilkan
dari konversi T4 di perifer. Pada penyakit nontiroid (nonthyroidal illness =
NTI), konversi T4 menjadi T3 berkurang dan konversi menjadi reverse T3 (rT3)
meningkat.